Kunker ke Tanjab Barat, Gubernur Jambi Safari Subuh di Masjid Al-Muttaqin

Kunker ke Tanjab Barat, Gubernur Jambi Safari Subuh di Masjid Al-Muttaqin

Jambikita.id - Pada kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Gubernur Jambi Al Haris tak lupa melaksanakan kegiatan rutinnya, yaitu Safari Subuh Berjama’ah (Subuh Keliling). Dengan didampingi Bupati Tanjab Barat beserta, kali ini yang jadi lokasi Safari Subuh orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut adalah Masjid Al-Muttaqin Kuala Tungkal, Rabu (31/1).

Safari Subuh ini turut pula dihadiri Anggota DPR RI H. Bakri, Kepala Baznas Provinsi Jambi, para kepala OPD terkait dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kepala Sekolah dan guru SMA, SMK dan SLB Kuala Tungkal, tokoh agama dan tokoh masyarakat, siswa-siswi SMA dan SMK Kuala Tungkal, anak-anak yatim serta warga setempat.

Selain melaksanakan sholat subuh berjama’ah, Al Haris juga memberikan beberapa bantuan dan santunan, diantaranya memberikan bantuan pembangunan masjid, menyerahkan kunci bedah rumah dan sembako kepada pengurus Masjid Al-Muttaqin, bantuan kepada siswa-siswi serta santunan kepada anak-anak yatim piatu.

Pada kesempatan tersebut, Al Haris menyampaikan harapannya agar kelak anak-anak siswa-siswi SMA dan SMK bisa memilik pribadi yang santun, beriman dan takwa meskipun tidak mengenyam pendidikan di pesantren.

“Jadi di SMA, mereka ibarat sebuah mesin, mereka dicetak disitu, sehingga tamat nanti dia punya pribadi-pribadi yang memiliki akhlak mulia, memiliki pribadi yang santun, yang beriman dan berketakwaan meskipun tidak di sekolah pesantren,” kata Al Haris.

Dalam sambutan dan arahannya tersebut, Al Haris juga menyampaikan bahwa disetiap safari subuh yang dilaksnakannya, dirinya sengaja meminta untuk menghadirkan siswa-siswi SMA dan SMK untuk ikut melaksanakan sholat subuh berjama’ah, tujuannya adalah untuk membiasakan anak-anak dan siswa-siswi untuk disiplin bangun subuh dan disiplin beribadah sejak dini. 

Selain itu juga agar ada keseimbangan, walaupun di sekolah umum dan tidak di pesantren untuk menjadikan anak-anak/siswa-siswi yang berkahlak dan santun.

“Tujuannya, kami ingin agar anak-anak meski sekolah di SMA dan SMK tapi berkarakter pesantren, mereka disiplin beribadah, disiplin bangun subuh. Kita harap anak-anak membiasakan diri disiplin seperti di pesantren,” harap Al Haris.

“Jadi kami keliling ke semua kabupaten/kota, tujuan kami adalah untuk membantu anak-anak, kalau bantuan pemda itu bentuknya adalah sepatu, baju dan ada perlengkapan sekolah, kalau ini uang tunai yang diberikan. Dan hari ini juga kita berikan santunan kepada anak yatim,” pungkasnya. (Kmf/*)

Komentar Pembaca