Breaking News

Coach Noe Ajarkan Latihan Efektif Membentuk Tubuh Tanpa Alat ke Peserta Fit Camp

Jambikita.id - Kebugaran tidak selalu harus dimulai dari ruang gym. Dua hari berada di alam terbuka dapat menjadi ruang belajar yang menarik untuk memahami tubuh, membangun kebiasaan sehat, sekaligus melakukan refleksi terhadap gaya hidup.

Hal tersebut menjadi bagian dari kegiatan Fit Camp selama dua hari, 19–20 September 2026, di Renah Kayu Embun, Sungai Penuh, Kerinci, yang diselenggarakan oleh Yayasan Pinang Merah Jambi dan diikuti sekitar 90 peserta dari kalangan profesional yang berasal dari berbagai lembaga dan instansi pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, Coach Noe hadir sebagai instruktur sekaligus pemateri kebugaran, membawakan rangkaian materi Fitness Science yang dikemas dengan pendekatan praktis dan aplikatif.

Materi yang diberikan meliputi mindset kebugaran, pola makan, penyusunan program latihan, manajemen stres, hingga kebiasaan bugar (healthy lifestyle & habit).

Peserta juga diajak melakukan praktik langsung melalui sesi Latihan Efektif Membentuk Tubuh dengan Body Weight Training tanpa alat, sehingga materi tidak berhenti pada teori.

“Saya ingin peserta memahami bahwa kebugaran bukan sekadar persoalan bagaimana berolahraga, tetapi bagaimana kita membangun sistem hidup yang membuat tubuh tetap sehat di tengah kesibukan pekerjaan dan tanggung jawab sehari-hari,” ujar Coach Noe.

Menurutnya, seseorang tidak harus menunggu memiliki waktu luang yang panjang untuk mulai hidup lebih bugar.

“Fitness bukan hanya tentang satu jam yang kita habiskan di tempat latihan. Kebugaran juga ditentukan oleh apa yang kita lakukan dalam 23 jam lainnya: bagaimana kita makan, tidur, mengelola stres, bergerak, dan membangun kebiasaan.”

Pendekatan tersebut menjadi penting, terutama bagi kalangan profesional yang memiliki aktivitas kerja dan tanggung jawab yang padat.

Karena itu, dalam sesi Fit Camp, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep latihan, tetapi juga diajak memahami mengapa tubuh membutuhkan stimulus, bagaimana tubuh beradaptasi, kapan tubuh membutuhkan recovery, serta bagaimana stres dan kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi kebugaran.

Bagi Coach Noe, pendekatan tersebut merupakan bagian dari upaya membawa edukasi kebugaran lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Tubuh manusia sebenarnya luar biasa. Ia beradaptasi terhadap apa yang kita lakukan berulang kali. Kalau kita memberikan stimulus yang tepat, nutrisi yang cukup, dan recovery yang baik, tubuh memiliki kemampuan untuk beradaptasi. Karena itu, perubahan besar sering kali tidak dimulai dari sesuatu yang ekstrem, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten,” jelasnya.

Suasana Renah Kayu Embun yang berada di kawasan Kerinci memberikan pengalaman berbeda dalam kegiatan tersebut.

Lingkungan terbuka membuat sesi tidak hanya berlangsung dalam suasana kelas, tetapi juga memungkinkan peserta berinteraksi langsung dengan alam, bergerak aktif, dan melakukan latihan dalam suasana yang lebih cair.

Bagi peserta yang sehari-hari banyak menghabiskan waktu dalam aktivitas pekerjaan, pengalaman tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kebugaran bukan sekadar estetika tubuh, melainkan bagian dari kapasitas seseorang untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik.

“Kita bekerja untuk menjalani kehidupan, bukan sebaliknya. Karena itu, menjaga tubuh seharusnya bukan menjadi beban tambahan, tetapi menjadi bagian dari cara kita menjaga amanah kehidupan yang Allah berikan,” tambah Coach Noe.

Keterlibatan dalam Fit Camp ini juga menjadi bagian dari kiprah Coach Noe dalam mengembangkan edukasi kebugaran berbasis ilmu, praktik, dan pembentukan kebiasaan, dengan pendekatan yang dapat diterapkan oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.

Dari gym hingga ruang kelas, dari komunitas hingga lingkungan profesional, pesan yang dibawa tetap sama:

"Tubuh yang bugar bukan dibangun dalam satu hari. Ia dibentuk oleh keputusan-keputusan kecil yang dilakukan berulang kali".

Dan terkadang, perjalanan untuk menjadi lebih bugar memang tidak harus dimulai dengan barbell. Bisa dimulai dengan satu keputusan sederhana: bergerak. (Rls/*)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Jambi Kita