Jambikita.id - Bank Jambi kini tengah merencanakan penambahan unit mesin ATM di berbagai lokasi strategis. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat layanan transaksi bagi seluruh lapisan masyarakat.

​Wacana ekspansi jaringan mesin ATM tersebut muncul sebagai respons konkret pasca terjadinya insiden serangan siber. Sebelumnya, gangguan tersebut sempat menghambat stabilitas operasional perbankan dalam beberapa waktu terakhir.

​Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menegaskan bahwa fokus utama manajemen saat ini adalah melakukan penguatan sistem secara menyeluruh. Pembenahan layanan terus dilakukan demi menjamin keamanan dan kenyamanan nasabah.

​Upaya perbaikan ini bertujuan agar seluruh aktivitas transaksi perbankan dapat kembali berjalan normal tanpa kendala berarti. Pihak bank ingin memastikan kepercayaan masyarakat terhadap sistem mereka tetap terjaga dengan baik.

​Sebagai langkah jangka pendek, operasional mesin ATM yang ada saat ini terus dimaksimalkan. Bank Jambi memutuskan untuk menambah jam layanan operasional demi mengakomodasi kebutuhan transaksi yang meningkat.

​Kini, layanan ATM di wilayah Kota Jambi serta sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi telah diperpanjang. Masyarakat dapat mengakses mesin-mesin tersebut hingga pukul 20.00 WIB setiap harinya.

​“Kami terus memastikan layanan ATM dapat beroperasi secara optimal untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah,” ungkap Khairul Suhairi dalam keterangannya pada Selasa (12/05/2026).

​Selain perpanjangan jam di area publik, mesin ATM yang berada di kawasan perkantoran juga dilaporkan telah aktif kembali. Nasabah dapat memanfaatkan fasilitas ini mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

​Manajemen Bank Jambi juga memberikan perhatian khusus pada ketersediaan likuiditas di lapangan. Mereka menjamin bahwa pasokan uang tunai di seluruh mesin ATM akan selalu tercukupi guna menghindari hambatan transaksi.

​Khairul menjelaskan bahwa timnya rutin melakukan pemantauan dan pengisian uang tunai secara berkala. Hal ini dilakukan agar tidak ada mesin ATM yang mengalami kekosongan di tengah tingginya aktivitas warga.

​Guna mengantisipasi gangguan teknis yang mendadak, petugas khusus disiagakan untuk memantau kondisi fisik mesin secara langsung. Dengan pengawasan lapangan ini, setiap kendala teknis diharapkan dapat ditangani dengan lebih sigap.

​Untuk rencana jangka panjang, Bank Jambi akan memprioritaskan penambahan mesin ATM di daerah-daerah dengan tingkat aktivitas ekonomi yang tinggi. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses perbankan ke pelosok wilayah Jambi. (Rls/*)