Breaking News

FKIJK Jambi Gandeng Media Perkuat Literasi Keuangan dan Stabilitas Industri

Jambikita.id - Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Jambi secara tegas menekankan bahwa kolaborasi dengan media massa adalah pilar utama dalam upaya meningkatkan literasi dan edukasi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah tersebut.

​Pernyataan penting ini disampaikan langsung oleh Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, dalam agenda Silaturahmi FK-IJK Provinsi Jambi bersama para insan media yang berlangsung di Aston Jambi Hotel & Conference Center, Kamis (02/04/2026).

​Dalam sambutannya, Yan Iswara Rosya menggarisbawahi bahwa media memiliki peran yang sangat strategis sebagai jembatan informasi. Media bertugas menyampaikan detail keuangan yang akurat serta berimbang demi kepentingan publik luas.

​Ia menjelaskan bahwa industri jasa keuangan tidak mungkin bisa bergerak sendirian dalam menjalankan misi edukasi dan literasi. Dukungan penuh dari rekan-rekan media menjadi syarat mutlak agar pesan-pesan keuangan dapat terserap dengan baik oleh masyarakat.

​Lebih lanjut, Yan menambahkan bahwa pola komunikasi yang harmonis antara pelaku industri dan jurnalis sangat krusial. Hal ini dilakukan demi menjaga serta merawat kepercayaan publik terhadap stabilitas sektor jasa keuangan di Jambi.

​Pihak FKIJK menyadari bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat atau berat sebelah memiliki risiko besar. Hal tersebut berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat, yang pada gilirannya dapat mengganggu stabilitas industri keuangan secara keseluruhan.

​Oleh karena itu, FKIJK mendorong para insan media untuk selalu mengedepankan prinsip verifikasi dalam setiap pemberitaan. Ketelitian sangat diperlukan, terutama saat menyangkut isu-isu sensitif di sektor keuangan yang berdampak langsung pada ekonomi warga.

​Sebagai bentuk transparansi, Yan Iswara Rosya menegaskan bahwa pihaknya membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Media dipersilakan melakukan konfirmasi secara mendalam terhadap berbagai data atau informasi sebelum dipublikasikan ke publik.

​"Kami sangat terbuka untuk berdiskusi agar informasi yang sampai ke tangan masyarakat tetap akurat dan berimbang," ujar Yan di hadapan para pimpinan redaksi dan jurnalis yang hadir dalam pertemuan tersebut.

​Untuk memperkuat hubungan ini, FKIJK berencana menjadikan forum silaturahmi ini sebagai agenda rutin. Sinergi yang berkelanjutan diharapkan dapat menciptakan keselarasan visi antara pelaku industri jasa keuangan dan pekerja media.

​Tidak hanya sekadar diskusi, FKIJK Provinsi Jambi juga berencana meluncurkan program apresiasi khusus bagi insan media. Penghargaan ini ditujukan bagi jurnalis yang konsisten menyajikan karya jurnalistik berkualitas di bidang ekonomi dan keuangan.

​Melalui program ini, diharapkan para jurnalis termotivasi untuk menghasilkan karya yang lebih mendalam sehingga mampu bersaing di kancah nasional. FKIJK ingin menunjukkan bahwa kualitas jurnalisme di Jambi memiliki standar yang membanggakan.

​Rencana penilaian karya jurnalistik ini nantinya tidak akan dilakukan secara sembarangan. Pihak FKIJK akan melibatkan berbagai pihak berkompeten, termasuk koordinasi dengan Dewan Pers guna menjamin objektivitas penilaian.

​Di tengah diskusi, Yan juga memaparkan kondisi ekonomi terkini yang tengah menghadapi berbagai tantangan eksternal. Faktor geopolitik global dan tekanan inflasi menjadi perhatian utama, namun industri jasa keuangan lokal dinilai masih cukup tangguh.

​Meskipun terdapat perlambatan pada beberapa indikator seperti pertumbuhan kredit dan aset, secara umum kondisi sektor keuangan di Jambi tetap stabil. Semua pihak pun dihimbau untuk tetap optimis dan waspada dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

​Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhairi; Kepala PT Jasa Raharja Cabang Jambi, A.A.N. Agung Abimanyu; Ketua PERBANAS, Beny Setiawan; serta pimpinan lembaga jasa keuangan lainnya. (Sam/*)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Jambi Kita