Breaking News

Dari Desa Sarang Burung, PLN Nyalakan Harapan Generasi Qur’ani

Harapan Baru bagi Generasi Muda Desa

Jambikita.id - PLN UID S2JB melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mendukung pembangunan Asrama Rumah Tahfizh Qur’an Nashwa di Desa Sarang Burung, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, sebagai upaya memperluas akses pendidikan keagamaan bagi anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Sebelumnya, keterbatasan fasilitas membuat proses pembinaan tahfizh belum berjalan optimal dan belum mampu menampung lebih banyak santri. Kini, harapan itu mulai tumbuh seiring pembangunan asrama yang menjadi fondasi penting bagi penguatan pendidikan berbasis Al-Qur’an di desa tersebut.

Melalui program TJSL pada pilar Pendidikan Berkualitas (SDGs 04), PLN UP3 Jambi menghadirkan dukungan nyata tidak hanya dalam penyediaan energi listrik, tetapi juga dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing.

Pembangunan asrama dua lantai ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kegiatan pendidikan tahfizh Al-Qur’an, yang hingga saat ini telah mencapai tahap penyelesaian lantai 1 dan siap digunakan oleh para santri, dengan total realisasi anggaran sebesar Rp100 juta dari dukungan yang diberikan, serta akan terus dilanjutkan untuk menyempurnakan fasilitas dan meningkatkan kapasitas asrama agar proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Manager PLN UP3 Jambi, M. Burhanuddin Muflihul Hasan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pembangunan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat. “Melalui program TJSL ini, PLN ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia. Kami berharap asrama tahfizh ini dapat menjadi wadah lahirnya generasi Qur’ani yang berdaya saing dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Ketua Yayasan Syafaatul Quran Jambi, Ahmad Fauzi, S.Pd.I Al-Hafizh, menyampaikan bahwa dukungan PLN memberikan semangat baru dalam mewujudkan pusat pembinaan generasi Qur’ani. “Bantuan dari PLN menjadi energi baru bagi kami untuk terus melanjutkan pembangunan asrama ini. InsyaAllah, tempat ini akan menjadi pusat pembinaan generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga berakhlak dan berilmu,” ungkapnya.

Salah satu tenaga pendidik di Rumah Tahfizh Nashwa menambahkan bahwa keberadaan asrama akan meningkatkan efektivitas pembinaan santri secara menyeluruh. “Dengan adanya asrama ini, pembinaan dapat dilakukan lebih intensif dan berkelanjutan, sehingga perkembangan hafalan dan pembentukan karakter anak-anak dapat lebih optimal,” ujarnya.

Masyarakat sekitar pun merasakan dampak sosial yang signifikan dari kehadiran program ini. “Sekarang anak-anak kami memiliki akses yang lebih baik untuk belajar Al-Qur’an secara mendalam. Ini menjadi harapan besar bagi masa depan mereka,” tutur salah satu perwakilan masyarakat.

Program ini memberikan manfaat langsung bagi sedikitnya 20 penerima manfaat, serta dampak yang lebih luas melalui peningkatan akses pendidikan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Bagi PLN, inisiatif ini merupakan bagian dari strategi TJSL yang berfokus pada pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pendekatan pendidikan berbasis nilai. Kehadiran program ini juga memperkuat peran PLN sebagai perusahaan yang tidak hanya menyediakan energi, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan sosial masyarakat.

Dengan semangat “PLN untuk Rakyat”, PLN terus menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga menghidupkan harapan dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik.

Dari Desa Sarang Burung, langkah ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul secara spiritual, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. (Rls/*)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Jambi Kita