Jambikita.id - Di balik layanan listrik yang andal untuk masyarakat, terdapat komitmen kuat terhadap keselamatan, kesehatan kerja, serta kelestarian lingkungan. Momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dimanfaatkan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu untuk menegaskan budaya zero accident sebagai fondasi utama operasional perusahaan.
Melalui kegiatan Refreshment K3 dan rangkaian perlombaan edukatif, PLN Bengkulu menggerakkan seluruh lini operasional untuk memperkuat ekosistem kerja yang profesional, handal, dan kolaboratif. Kegiatan yang berlangsung pada 5–6 Februari 2026 ini merupakan bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional periode 12 Januari hingga 12 Februari 2026, dengan mengusung tema nasional “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Handal, dan Kolaboratif”.
Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur, melainkan nilai utama dalam setiap proses bisnis PLN Bengkulu.
“Kinerja tanpa keselamatan adalah kegagalan. Target kami bukan hanya menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat, tetapi juga memastikan setiap insan PLN pulang ke rumah dengan selamat. Budaya zero accident harus menjadi napas dalam setiap pekerjaan,” tegas Teguh.
Pada hari pertama, suasana kompetitif dan edukatif tercermin melalui empat kategori perlombaan, yakni Adu Wawasan, Last Safety Standing, Best Safety Performance, dan Best Inspector. Seluruh kompetisi dirancang untuk menguji pemahaman prosedur K3 sekaligus melatih ketajaman analisis risiko para pegawai dalam situasi kerja nyata.
Puncak kegiatan ditandai dengan Apel Bulan K3 Nasional yang dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen K3 oleh jajaran manajemen dan pegawai. Deklarasi ini menjadi simbol bahwa keselamatan, kesehatan kerja, serta kepedulian terhadap lingkungan merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar dalam operasional PLN Bengkulu.
General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menegaskan bahwa penerapan K3 di PLN Bengkulu selaras dengan transformasi perusahaan menuju tata kelola yang unggul dan berkelanjutan.
“PLN Bengkulu berkomitmen menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten dan berkelanjutan. Budaya K3 bukan hanya untuk melindungi insan PLN, tetapi juga memastikan operasional kelistrikan berjalan aman bagi masyarakat serta berwawasan lingkungan. Inilah bagian dari tanggung jawab kami dalam menghadirkan energi yang andal sekaligus berkelanjutan,” ujar Adhi.
Salah satu peserta, Jusman, Pengawas K3 Tim Pelayanan Teknik PLN ULP Tais, mengaku kegiatan ini memperkuat kesadaran kolektif petugas lapangan.
“Refreshment dan perlombaan K3 ini mengingatkan kami bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Setiap pekerjaan harus diawali dengan perencanaan yang aman dan sesuai prosedur,” ungkapnya.
Melalui peringatan Bulan K3 Nasional 2026, PLN Bengkulu menegaskan bahwa keberhasilan layanan kelistrikan tidak hanya diukur dari keandalan pasokan, tetapi juga dari konsistensi menjaga keselamatan insan perusahaan dan kelestarian lingkungan. Komitmen ini menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya PLN Bengkulu dalam menghadirkan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (Rls/*)
0 Komentar